Mengamati Raptor di Lereng Tenggara G. Merapi

Hari Minggu (08/02/09), kembali KIBC (5 orang) bersama anak-anak Scedultsem (14 orang) melakukan pengamatan burung di daerah tenggara lereng Gunung Merapi. Pegamatan kali ini juga bertujuan survei awal monitoring Elang Jawa Spizaetus bartelsi yang ada di daerah tersebut. (Nannisa VII F)

merapi

Bentang hutan alami terpampang jelas dari sisi bukit tempat kami berdiri. Jurang curam memisahkan dua punggungan bukit yang nyata berbeda, begitu dekat di depan kami tanpa sekat pemisah. Di bukit tempat kami berdiri hanya di tumbuhi tegakan Akasia, sedangkan di bukit seberang nampak aneka jenis pohon, dari pinus, dadap, puspa hingga rotan bahkan pakis haji bercampur aduk dan tumpang tindih. Puncak merapi dengan kepulan asapnya, begitu gagah di payungi langit biru yang cerah. Tampak jelas jalur aliran lava utama yang secara frontal terpampang di depan kami. Sungguh panorama yang begitu menakjubkan.

merumput

Selama pengamatan hari itu, kami bertemu dengan beberapa burung pemangsa, antara lain Elang-ular bido Spilornis cheela dan Elang hitam Ictinaetus malayensis yang merupakan jenis lokal. Tiga ekor Sikep-madu Asia Pernis ptilorhynchus, yaitu salah satu jenis raptor migran, terbang memutar (soaring) begitu dekat di depan kami. Beberapa menit kemudian seekor Elang-alap Cina Accipiter soloensis, yang juga burung pendatang, teramati melintas walaupun cukup tinggi. Seekor elang berwarna coklat dan berukuran sedang, meluncur cepat dari arah barat ke timur tanpa sempat teridentifikasi.

birdingnarsis

ndobos2

liat-elang2


Berikut beberapa ungkapan lugu dari anak-anak Scedultsem;

mengintip-celah-tebingWaah.. Asyiklah ikutan pengamatan burung kali ini! Udah pemandangannya indah, burungnya macam-macam lagi! Apalagi ketika sedang dalam perjalanan, semobil ruamenya minta ampun! Pokoknya seru deh! Kira-kira besok ke mana lagi ya? Huehehehe…. (Fauziah, VII E)

Wuiiihh… Akhirnya pengamatan burung ke Gunung Merapi. Pemandangannya kereeen abieez. Aku paling kagum dengan burung ELANG HITAM. Selanjutnya kemana ya??? (Nova, VII D)

Setelah berjalan beberapa ratus meter dari tempat parkir, akhirnya kami sampai di lokasi pengamatan. Banyak burung yang dapat ku lihat, tidak hanya burung Kacamata dan “emprit” (nama lokal jawa dari Bondol), tapi lebih dari melihat elang, gagak, dan alap-alap. Pengalaman paling seru adalah saat mengamati Elang hitam. Hari itu pengalaman aneh tapi menyenangkan. Pengalamanku yang tak kulupakan…!!! (Demanta VII F)

tepi-jurang

Akhirnya pengamatan hari itu pun ditutup dengan segudang cerita dari tutur anak-anak pengamat burung SMP16 Yk. Salam lestari… (Jrt).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: